Berjalan Kekanan dan Kekiri

Perdebatan perbincangan yang tidak menemukan titik temu kadang dapat menimbulkan perselisihan. Perselisihan karena kita terlalu mempertahankan argumen-argumen yang kita yakini, dengan menganggap pemikiran dari pasangan kita yang bertolak belakang, ada yang menyebutkan jalan kekiri dan jalan kekanan, atau jalan sendiri-sendiri.

Sejauh apakah kita berfikir, sepanjang apakah kita telah berpikir, sehingga apa yang sedang kita perbincangkan dengan pasangan kita kadang tidak menemukan titik temu. Betapa lemahnya daya pikir kita ketika kita tidak menemukan titik temu dikeduanya.

Kita hidup bukan pada dunia yang datar dan lurus, tanpa ujung titik temu, kita hidup dan tinggal di planet yang disebut bumi, yang berbentuk bulat lonjong. Ketika seseorang berjalan ke arah timur sedangkan yang lain berjalan ke arah barat, setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh keduanya bisa bertemu dalam satu titik daerah tertentu dipermukaan bumi. Begitulah sebenarnya ketika kita menghadapi pemikiran yang berlawanan dengan pasangan kita, seakanakan tidak pernah bertemu, cobalah untuk berpikir lebih jauh, berpikir lebihdewasagunakan nalar kita, maka jika kita dan pasangan kita mampu dan mau berpikr dengan jeli, berpikir dengan dewasa menggunakan nalar kita, kita akan menemukan titik temu, semua ini tergantung sejauh apa kita mau dan mampu berpikir untuk menyikapi perselisihan yang ada, jika kita telah dikalahkan oleh rasa putus asa maka titik temu tersebut tidak dapat ditemukan. Hanya usaha dan kemauan keras yang dapat mengalahkan jarak’ yang jauh untuk ditempuh guna menemukan kesepahaman dalam berfikir.

0 comments